Arsip Bulanan: Januari 2008

SIALAN..SIALAN..SIALAN…kenapa tawaran mengajar pertama (yang menghasilkan) setelah “bebas” ini adalah alunan Symfony dari teknologi selain .NET (tepatnya ASP.NET) yang sekarang default teknologi yang saya pegang. Symfony adalah framework web yang dibangun dengan teknologi PHP dengan sentuhan MVC (S***, i hate MVC, trauma dengan MVC yang ada di Struts atau Struts4PHP).

Dari daftar alunan yang ditawarkanoleh Symfony cukup menarik bila dilihat dari daftar berikut (daftar dari buku Symfony) :

Chapter 1 – Introducing Symfony
Chapter 2 – Exploring Symfony’s Code
Chapter 3 – Running Symfony
Chapter 4 – The Basics Of Page Creation
Chapter 5 – Configuring Symfony
Chapter 6 – Inside The Controller Layer
Chapter 7 – Inside The View Layer
Chapter 8 – Inside The Model Layer
Chapter 9 – Links And The Routing System
Chapter 10 – Forms
Chapter 11 – Ajax Integration
Chapter 12 – Caching
Chapter 13 – I18n And L10n
Chapter 14 – Generators
Chapter 15 – Unit And Functional Testing
Chapter 16 – Application Management Tools
Chapter 17 – Extending Symfony
Chapter 18 – Performance
Chapter 19 – Mastering Symfony’s Configuration Files

Mesti belajar dulu selama hari minggu ini, bila memungkinkan akan diambil dengan misi yang terselubung. Misi untuk membandingkan dengan Symfony dengan ASP.NET 3.5, yang telah mempunyai integrasi Ajax yang sangat mudah, Internationalization yang juga sangat mudah, CRUD yang sangat mudah apalagi kalau dilihatkan bagaimana ampuhnya LINQ. Atau bermain hal yang lebih hebat generator yaitu all about Dynamic yang dimiliki oleh ASP.NET Future.

Aktifitas lainnya? Rahasia, yang pasti masih sekitar VS.NET 2008 dan .NET 3.5, dan tidak jauh dari dunia share informasi ke lingkungan sekitar.

Apa yang menarik dari lagu Permintaan Hati dari Letto ini? Yang menarik adalah cerita pada video clip-nya, cerita yang awalnya tidak saya mengerti (karena waktu itu belum seluruhnya dilihat). Cerita dua orang yang sedang jatuh cinta dan saling berjanji. Sampai akhirnya sang pria harus rela melepaskan diri dari sang wanita (bukan menjauh atau putus), karena sakit yang dideritanya. Sang wanita tidak tahu alasan sebenarnya kenapa sang pria tiba-tiba menghilang, yang ada di benak dia adalah sang pria jahat karena meninggalkan dia.

Sampai akhirnya sang wanita (entah bagaimana) bisa kembali ke masa lalu (mungkin dia punya mobil-nya Marty McFly dalam film Back to Future).

Sang wanita kembali ke masa disaat mereka belum bertemu, artinya si pria belum kenal wanita itu. Sang wanita tiba-tiba datang ke tempat sang pria dan menyiramkan bensin dan sudah menyiapkan korek untuk membakar sang pria.

Sang pria bingung akan salah dia, sang wanita menceritakan apa yang terjadi dan akhirnya sang pria berkata :

“…aku akan menerima hukuman atas kesalahan yang belum aku kerjakan”

Terbuai aku hilang terjatuh aku dalam
Keindahan penantian
Terucap keraguan hati yang bimbang
Yang terhalang kepastian cinta

Aku hilang
Aku hilang

Tersabut kabut malam terbiasnya harapan
Yang tersimpan sejuta bertuan
Terasa kerinduan hati yang bimbang
Yang terhempas kepastian cinta

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu

Aku hilang
Aku hilang

Tersabut kabut malam terbiasnya harapan
Yang tersimpan sejuta bertuan
Terasa kerinduan hati yang bimbang
Yang terhempas kepastian cinta

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu
Bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu
Bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu

Lagi upload web demo untuk client dan mencari-cari CRM gratisan dengan teknologi .NET pesanan orang Brunei di internet tetepi yang justru banyak ditemukan adalah yang menggunakan teknologi PHP. tigerCRM salah satunya, aplikasi CRM yang lengkap dan gratis, memang sepertinya team developer Open Source lebih giat untuk membangun sesuatu (ini cuma opini karena tidak menemukan tigerCRM like dengan teknologi .NET).

masih terus mencari, dan ada link yang menarik http://www.myheritage.com/, tidak ada hubungannya sama sekali dengan CRM tentunya, ini berhubungan dengan judul blog ini. Iseng-iseng memasukkan foto untuk melihat kecangihan Face Recognition yang ditawarkan, dan hasilkan dalam waktu singkat foto yang diupload sudah berhasil diberi mark dalam kotak. Hebat, bila dibandingkan dengan C# Neural Network Library, ini lebih tepat.

geek_face2

Selanjutnya adalah fasilitas untuk membandingkan kemiripan wajah dengan wajah-wajah orang terkenal. Hasilnya :

geek_face1

Xzibit (Pimp My Ride) : 61%.

Steve Job : 58%.

Sisanya artis-artis mandarin yang tidak saya kenal, sayang tidak mirip dengan Steven Chow (Shaolin Soccer dan Kungfu Hustle).

Semua antarmuka pada http://www.myheritage.com/ menggunakan Flash, sepertinya perlu dibuat versi Silverlight-nya :)

dnn_cs

Ini bukti kalau DotNetNuke dan Community Server dapat damai bersama di atas meja kerja gw. Selamat datang dunia Skining dan Theming :)

Dulu…

Waktu kerja masih jadi pegawai orang lain yang sering diperhatikan adalah jam dinding, menghitung kapan waktu pulang. Entah karena kerjaan sudah beres ataupun karena males dan pengen tidur. Saat itu disaat kerja selalu mengikuti apa kata atasan, dari soal mesti ngerjain apa, teknologi yang digunakan, disuruh kesana, disuruh kesini, meeting dan lain-lain.

Kemarin…

Sudah hampir 1 tahun membuat perusahaan sendiri dengan teman-teman, saat itu yang diperhatikan adalah kapan punya duit dan gajian. Tidak pernah memperhatikan jam dinding karena kerjaan selalu banyak. Tidak pernah ngantuk karena harus mengejar selesai pekerjaan. Sebagian memang bisa di atur sendiri, termasuk hal yang menyenangkan adalah pemilihan teknologi. Bisa kesana, bisa kesini tergantung yang diinginkan. Nama juga bisa dikenal orang banyak. Tapi entah kenapa dengan banyaknya proyek yang ada kapan punya duit dan menentukan kapan punya duit sangat sulit.

Sekarang…

Melepaskan diri jadi ekor kucing, sekarang ingin membuat sesuatu yang bisa berpengaruh positif ke orang disekitar. Bila ingin membuat usaha juga harus yang membuat semua orang nyaman, orang lain dan juga diri sendiri.

80G42118

Gambar apakah ? Donat bentuk amor? Bukan? Lalu apa? itu cireng (aci di goreng), tapi dengan dibumbui sedikit inovasi yang membuat harga dari cireng naik. Di Bandung, cireng bukan barang baru di Bandung dan mungkin dimanapun juga. Tapi sekarang cireng naik pamor lagi karena sekarang tersedia dengan berbagai rasa, rasa keju, sosis, ayam, sapi, bakso dan lain-lain. Harganya pun sekarang naik karena adanya inovasi, artinya penjual mendapat untung lebih dari penjualan itu, walau memang biaya pembuatan juga akan naik. Wajar.

Inovasi membuat harga suatu barang menjadi lebih baik.

Sekarangpun saya menulis blog ini dengan menggunakan sesuatu hasil inovasi. Namanya Windows Live Writer.

Capture

Inovasi ini (baca : Windows Live Writer) memudahkan dan gratis :) Mudah karena barang ini bisa menjadi alat untuk mempublish setiap tulisan blog tanpa harus membuat web blog tersebut. Windows Live Writer dapat melakukan koneksi kepada banyak blog yang populer saat ini seperti :

  1. WordPress.
  2. Blogspot/Blogger.
  3. Community Server.
  4. Dan lain-lain.

Selain menulis blog, tentu saja yang penting adalah menambahkan category, tag dll. Tentu kata tag, catergory bukan hal baru buat blogger kan? Dengan Windows Live Write dapat diambil tag, category yang telah ada atau dapat menambahkannya sendiri, dan secara otomatis akan bertambah juga di server blog.

Cuma itukah? Tentu tidak, kemudahan lain lagi adalah setiap gambar yang saya sisipan pada Windows Live Writer ini akan secara otomatis mengupload gambar tersebut.

Inovasi membuat hidup lebih mudah.

Summary :

Blog ini ditulis dengan Windows Live Writer.

Hari ini sambil sambil lunch seperti biasanya ngobrol ngalur ngidul sama teman-teman kantor, dari soal paha ayam dan dada ayam yang sedang disantap (hari ini makan M******, junk food memang enak), Suharto sampai sesuatu yang membuat hati dan otak ini tersentuh. Soal kematian.

(Ini cerita saat ngobrol, maaf dan tolong diperbaiki bila ada yang salah).

Diceritakan oleh Abu Nu’aim dalam al-Hilyat (IV/278), bahwa suatu hari Malaikat Izrail a.s. turun mendatangi Nabi Ibrahim a.s. sang kekasih Allah Yang Maha Pemurah untuk mencabut nyawanya. Ibrahim berkata: “Hai malaikat maut, pernah kamu lihat ada kekasih mencabut nyawa kekasihnya sendiri?

Izrail lalu naik ke langit menemui Tuhannya untuk melaporkan hal itu. Allah berfirman menyuruh Izrail bertanya kepada Ibrahim, “Apakah kamu pernah melihat seorang kekasih yang tidak suka bertemu dengan kekasihnya?

Izrail pun turun kembali ke bumi untuk menyampaikan pesan Tuhannya itu. Mendengar pesan itu, Ibrahim lalu berkata, “Cabutlah nyawaku saat ini juga!

Itulah kisah antar kekasih. Bagaimana dengan kita? Ketika ajal dekat untuk menjemput apakah kita akan bertemu dengan Kekasih?

Sejak dibuat tanggal 1 Januari 2008. Sekarang tanggal 16 Januari 2008, blog ini telah ter-hit (artinya tidak sengaja di-hit) sebanyak 100 kali.

Habitat saya adalah ASP.NET dan C#, walau dulunya memang roadmap sebelum memakai ASP.NET dan C# adalah :

  • Java.
  • PHP.

Sekarang seperti terlena dengan ASP.NET dan C#, apalagi sekarang memegang Community Server yang menjadi cangkul yang paling dalam bila digunakan untuk membajak, paling menguntungkan maksudnya. Bagaimana tidak menguntungkan, untuk membuat Theme/Skin saja, saya bisa mendapatkan $1000 – $3000, entah itu dari Singapore, Indonesia atau dari US. Kalau di Indonesia, Theme/Skin Community Server yang telah saya buat adalah untuk Microsoft Indonesia, Bina ISV.

Baru 1-2 minggu ini mencoba melihat lagi CMS yang menggunakan teknologi PHP. Kenapa mulai melirik PHP lagi, tidak lain karena kalau lagi berjalan-jalan di www.rentacoder.com atau www.getafreelancer.com permintaan project Community Server terlalu sedikit, yang banyak adalah CMS lain seperti DNN, Joomla, Drupal dan lain-lain. Oleh karena itu mesti melek dengan teknologi lain buat mendulang dollar.

Sampai saat ini sudah mencoba install Joomla, PostNuke dan yang terakhir adalah Drupal. Sampai saat ini mata masih tertujur ke Joomla, karena lebih enak dipandang mata dan lebih manusiawi, walaupun masih dengan theme default. Berbeda dengan ketika melihat theme default milik PostNuke dan Drupal. Terlalu biasa untuk dilihat. Bahkan kalau melihat PostNuke dan Drupal untuk teks editornya tidak menggunakan teks editor yang WYSIWYG. Kenapa? Apakah embed TinyMCE terlalu susah dilakukan atau saya yang belum tahu cara mengaktifkan teks editornya agar WYSIWYG.

Memang laporan ini masih sebagai pandangan mata, belum ke sisi jeroan dari masing-masing CMS. Drupal dan PostNuke seperti melihat DotNetNuke dari segi tampilan defaultnya. Sedangkan Joomla mungkin bisa dibandingkan dengan Community Server, dan lisensinya pun hampir mirip. Community Server boleh digunakan bebas untuk keperluan non komersil (mesti bayar apabila untuk kepentingan komersil) dan Joomla juga begitu apabila saya baca dari diskusi di milis.

Selanjutnya, akan dilihat lebih dalam antara Joomla, PostNuke dan Drupal.

Sejak dulu saya tidak pernah mau menggunakan bahasa Inggris apabila berbicara dengan bule (globalnya : bukan orang Indonesia) kalau sedang di Indonesia. Artinya saya adalah tuan rumah dan mereka adalah tamu, jadi saya akan sopan dan menunjukkan sebagai tuan rumah yang baik dan tidak lupa identitas dengan cara berkomunikasi dengan bahasa rumah saya, yaitu Indonesia. Bukan karena saya tidak bisa berbahasa Inggris loh, test bahasa Inggris saya oke kok walau hanya belajar dari nonton kartun The Simpsons, kecuali grammer saya yang hancur lebur ketika tes karena kepala ini merekam aturan grammer ala The Simpsons.

Kecuali ketika berkomunikasi via email atau lainnya untuk keperluan pekerjaan, saya mesti menggunakan bahasa Inggris untuk menghormati partner bicara (bukan lawan bicara) saya. Walau kadang sempat satu orang Singapore protes ke saya kalau bahasa Inggris saya kurang bagus, dan dia menawarkan kalau saya cukup pakai bahasa Indonesia saya dan nanti biar dia menggunakan tranlator Indonesia, itu tawaran atas niat baik atau pelecehan kepada saya? Hehehe…berprasaka baik saja. Karena saya masih sopan akhirnya saya minta teman saya untuk mengkoreksi bahasa Inggris yang telah saya tulis, biar saya sekalian belajar juga. Dan kembali saya melakukan komunikasi dengan si Singapore itu.

Tidak perlu saya ceritakan bagaimana si Singapore itu kadang memberikan pandangan rendah kepada saya (atau karena saya Indonesia?). Tapi kadang yang saya tidak habis pikir adalah kenapa orang Indonesia sendiri sering memanggil orang Indonesia lainnya dengan “Indon”, kata yang digunakan orang Malingsia untuk merendahkan orang Indonesia. Memang negeri ini belum yang seperti kita harapkan, tapi negeri ini negeri kita dan tidak boleh sedikitpun kita merendahkan bangsa sendiri.

Bicara tentang belum idealnya orang-orang di Indonesia, dalam berlalu lintas misalnya. Saya adalah pengendara motor artinya sering berada dijalan dan artinya mesti tahu aturan lalulintas yang mesti ditaati. Misalnya apabila di jalan ada garis putih yang tidak putus-putus artinya saya tidak akan melakukan lintas jalur, walaupun saya sering melihat orang melakukan sebaliknya. Apabila lampu dipersimpangan masih merah, atau sudah kuning saya tidak akan memasukkan gigi dan menarik gas motor saya, walaupun kadang banyak klakson yang dibunyikan agar saya mulai menarik gas. Atau saya lebih baik minggir agar mereka bisa cepat melewati lampu merah. Padahal selang waktu antar kuning dan merah itu paling akan terpaut tidak sampai 5 detik, tapi tidak bisa sabar. Aneh.

Sampai suatu saat, disuatu pertigaan jalan tanpa ada lampu pengatur lalu-lintas. Saat itu saya ingin belok ke kanan, dan kebetulan di depan saya juga ada mobil yang akan belok kanan (terlihat dari lampu kuning sebelah kanan mobil itu menyala kelap-kelip), kemudian saya coba lihat kesebelah kiri apakah ada orang yang akan belok ke arah saya. Saya liat dari kejauhan ada bule naik sepeda masih lurus dan belum ada tanda belok. Kepala mencoba menghitung apa yang baiknya saya lakukan, karena mobil sudah mulai membelok ke kanan, maka kalau saya ikuti dari sebelah kiri akan memenuhi sisi jalan dan akan menghalangi orang yang akan belok ke arah saya, maka saya ambil disisi kanan mobil dengan pertimbangan tidak ada orang yang belok ke arah saya. Dengan pelan saya coba ikuti mobil itu dari sisi kanan tiba bule dengan sepedanya ada di depan saya, memotong jalan. Tapi tidak mungkin ada peristiwa tabrakan karena motor saya pelan banget. Tapi entah kenapa si bule langsung teriak ke arah saya.

“HEY YOU, BLIND BASTARD!!!”

Karena sedang di atas motor tidak mungkin buat saya untuk membuka laptop dan mencari artinya dalam program Transtools (ya ya ya…I know what he means). Dia memaki saya? Katanya kalau pipi kamu ditampar maka harus balas menampar pipi orang itu biar tahu rasanya ditampar. Dan dalam ilmu fisika, ada aksi maka pati ada reaksi. Menurut ilmu komunikasi, apabila orang berusaha melakukan komunikasi maka mesti diberikan respon untuk menghormati orang tersebut.

Kata-kata apa ya yang harus dipilih agar sepadan? Ah terlalu lama apabila harus mencari dikamus, jadi saya gunakan bahasa makian universal yang tidak perlu diucapkan. Tangan kiri menarik porseneling motor, kemudian tangan kanan dilepas dari kontrol gas, tangan kanan mengarah ke si bule dan mulai memberikan kode bahasa universal untuk memaki, yaitu mengangkat jari tengah dan menutup keempat jari sisanya ke arah telapak tangan. Pasti tahu kan apa yg saya maksud, apalagi si bule dengan sepeda itu.

Karena tidak terjadi apa-apa, saya teruskan untuk belok kanan dan menuju ATM, tujuan saya. Masih menjalankan motor dengan pelan, karena memang lagi pengen santai (walaupun tadi baru saja dimaki dan memaki). Tidak lama dan tidak jauh dari persimpangan tiga tadi, ada yang memanggil-manggil saya dalam bahasa bukan Indonesia.

“Hey you…Hey you….you wrong”

Begitu sayup sayup yang saya denger, dan ketika saya lihat kebelakang ternyata si bule mengejar dengan sepedanya, sepertinya ‘bahasa isyarat’ yang saya berikan dimengerti dan lebih menyakitkan sampai-sampai dia menyusul saya hanya untuk mengatakan saya salah. Saya berhenti, menunggu dia. Sampai akhirnya dia juga menyusul saya dan masih berkata-kata, mengatakan kalau saya salah.

“Lo yang salah, lo tidak lihat mobil tadi sudah belok dan lo mencoba menyalip ?” saya bilang itu dalam bahasa Indonesia sampai menggunakan telunjuk saya untuk diarahkan ke muka dia (sebagai isyarat kalau kata “lo” berarti apa yang saya tunjuk, kenapa menunjuk muka? Karena saya masih sopan, karena di muka adalah kepala dimana otak berada, kalau saya tunjuk dengkul artinya saya tidak sopan itu sama saja mengatakan otak dia di dengkul). Dia terus berkata-kata alasan kenapa saya salah dalam bahasa Inggris, dan respon saya selalu dalam bahasa Indonesia (ini Indonesia bung). Sampai akhirnya protokol komunikasi kami disamakan, dia juga memakai bahasa Indonesia.

Ternyata dia tidak mau kalah dan malah membahas orang Indonesia lainnya tidak bisa benar untuk berlalu lintas dan hal-hal lainnya. Saya lihat jam tangan…wuuups sepertinya lumayan lama debat kusir dengan si bule, karenan bagi saya waktu adalah uang (kan mau ambil uang ke ATM, jadi time is money). Saya coba sudahi saya.

“Oke saya yang salah”, sambil mengulurkan tangan saya untuk bersalaman. Terlihat berat kayanya dia untuk menerima salaman saya. Saya ulang beberapa kali kalimat tadi, sampai akhirnya dia menerima tangan saya untuk salaman. Dia akhirnya meninggalkan saya sambil menggerutu.

Menghidupkan motor dan kembali menuju ke ATM dengan tenang.

Sudah lama dan sering dengar kalau orang India mempunyai kejelekan, dari culas lah hingga katanya tidak bisa di-nego. Saya sendiri tidak tahu pasti karena saat dengar cerita itu tidak pernah melakukan interaksi bisnis dengan orang India. Yang saya tahu orang India itu pinter-pinter, karena terlihat dari buku-buku yang saya baca banyak penulis dari India, dan penerbit buku-buku itu tidak sembarangan, contohnya Wrox, Apress, Manning or yang lainnya.

Ada joke yang membuat kepala ini berkesimpulan orang India itu tidak dapat di nego.

“Bila lo dalam ruangan gelap dan terkunci dengan memegang 1 pistol dengan isi 1 peluru, tetapi di ruangan itu lo tidak sendiri tapi lo ditemani oleh 1 ular cobra yang sangan berbisa dan 1 orang India. Apa yang mesti lo lakukan?”

Jawabnya :

“Lo mesti tembak orang India itu, karena orang India tidak bisa dinego dan lebih bahaya. Dan ular cobra lebih bisa dinego.”

Lucu juga waktu pertama kali dengar cerita itu. Sebegitu kah orang India.

Baru-baru ini saya mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan satu orang India, di suatu perusahaan IT yang pasti dikenal semua orang di dunia ini. Perusahaan yang membuat sistem operasi yang paling sering dibajak, dan juga perusahaan yang membuat aplikasi office yang juga paling sering dibajak. Dengan orang India itu cuma cerita dan ngobrol biasa, soal apa yang telah dibuat dan kemungkinan kerja sama apabila memang ada peluang untuk itu.

Sampai akhirnya cerita jumlah pegawai yang dia miliki dalam perusahaan yang dia kelola, dia bilang… “kami mempunyai 400 pegawai”.

Weeew langsung di otak saya terlihat ada 400 peluru yang mesti disiapkan kalau suatu saat saya berada dalam satu ruangan dengan mereka semua.

Just joke…jangan tersinggung ya bagi pembaca yang punya darah penari setiap melihat pohon atau padang rumput (India maksudnya).

Kesimpulan : sampai saat ini belum ada keingingan untuk menarik pelatuk, karena tidak tau kenapa harus menarik pelatuk.

Weeew….dari sekian banyak Indomie kuah, rasa soto Banjar adalah yang paling enak. Sayangnya cuma ada dijual di Banjarmasin, ngga ada di Bandung. Jadi pengen pulang kampung.

soto_banjar soto_banjar2

MacBook dari Apple adalah impian, tinggal selangkah lagi semestinya hari ini sudah menggunakan MacBook untuk menjadi cangkul untuk mendapatkan ’semangkuk bubur dan segenggam berlian’. Tapi apa boleh dikata, hadiah MacBook dari Telligent (hadiah pemenang Community Server Theme Contest – www.communityserver.org) tidak dapat masuk Indonesia. Jadi hanya $1100 sebagai pengganti MacBook tersebut.Sayangnya $1100 di Indonesia tidak cukup untuk dibelikan MacBook, tidak apa-apa-lah toh cangkul Toshiba dengan memory 2GB dan HD 250GB sudah cukup.

Tapi kenangan akan MacBook kembali mencuat, karena keluarnya Golden Apple.

golden_apple

Golden Apple…sungguh menyilaukan.