Habitat saya adalah ASP.NET dan C#, walau dulunya memang roadmap sebelum memakai ASP.NET dan C# adalah :

  • Java.
  • PHP.

Sekarang seperti terlena dengan ASP.NET dan C#, apalagi sekarang memegang Community Server yang menjadi cangkul yang paling dalam bila digunakan untuk membajak, paling menguntungkan maksudnya. Bagaimana tidak menguntungkan, untuk membuat Theme/Skin saja, saya bisa mendapatkan $1000 – $3000, entah itu dari Singapore, Indonesia atau dari US. Kalau di Indonesia, Theme/Skin Community Server yang telah saya buat adalah untuk Microsoft Indonesia, Bina ISV.

Baru 1-2 minggu ini mencoba melihat lagi CMS yang menggunakan teknologi PHP. Kenapa mulai melirik PHP lagi, tidak lain karena kalau lagi berjalan-jalan di www.rentacoder.com atau www.getafreelancer.com permintaan project Community Server terlalu sedikit, yang banyak adalah CMS lain seperti DNN, Joomla, Drupal dan lain-lain. Oleh karena itu mesti melek dengan teknologi lain buat mendulang dollar.

Sampai saat ini sudah mencoba install Joomla, PostNuke dan yang terakhir adalah Drupal. Sampai saat ini mata masih tertujur ke Joomla, karena lebih enak dipandang mata dan lebih manusiawi, walaupun masih dengan theme default. Berbeda dengan ketika melihat theme default milik PostNuke dan Drupal. Terlalu biasa untuk dilihat. Bahkan kalau melihat PostNuke dan Drupal untuk teks editornya tidak menggunakan teks editor yang WYSIWYG. Kenapa? Apakah embed TinyMCE terlalu susah dilakukan atau saya yang belum tahu cara mengaktifkan teks editornya agar WYSIWYG.

Memang laporan ini masih sebagai pandangan mata, belum ke sisi jeroan dari masing-masing CMS. Drupal dan PostNuke seperti melihat DotNetNuke dari segi tampilan defaultnya. Sedangkan Joomla mungkin bisa dibandingkan dengan Community Server, dan lisensinya pun hampir mirip. Community Server boleh digunakan bebas untuk keperluan non komersil (mesti bayar apabila untuk kepentingan komersil) dan Joomla juga begitu apabila saya baca dari diskusi di milis.

Selanjutnya, akan dilihat lebih dalam antara Joomla, PostNuke dan Drupal.

Tulis sebuah Komentar

*
*