Ada kata MENULIS dan DIBACA.

Memang kata kerja MENULIS akan menghasilkan produk yang diberi nama “TULISAN”, dan produk itu tentu saja dapat dikonsumsi dengan cara “DIBACA”. Nge-BLOG adalah melakukan kata MENULIS, tetapi tergantung pribadi sang penulis apa tujuan dari nge-BLOG, ada yang ingin menulis apa yang ingin dia tulis atau apa yang dia rasakan saat itu, ada juga yang ingin menulis agar dibaca orang lain, artinya sang penulis mempunyai tujuan agar hit ke blog website-nya banyak (atau banyak pengunjung) dan terlebih lagi ingin agar setiap tulisannya ditanggapi sang pengunjung.

Statement kedua tadi memang tipikal standar yang diinginkan para blogger, saya sendiri, entah kenapa merasa tersanjung ketika posting saya di view dan di beri komentar oleh pengunjung. Sepertinya ini bukan tipikal blogger, tetapi tipikal sifat manusia yang senang akan pujian. Bagi blogger, pujian adalah kunjungan dan komentar.

Dari sifat dasar para blogger tadi (bukan semua loh : nanti saya malah dicerca seperti statement Om Roy Suryo [klik di sini], gara-gara men-general-kan para prilaku para blogger) maka ada beberapa hal yang dilakukan oleh para blogger, yaitu :

  • Menulis hal-hal factual, seperti berita yg lagi hangat yang terjadi, entah itu actual atau ngga. Kenapa hal ini bisa membuat hit ke blog website kita bertambah? Di era internet ini ketika kita mendengar ada berita yang hangat terjadi entah dari teman hasil gosip2an atau dari koran, kadang kita kan membuka web browser dan melakukan pencarian dengan google dengan keyword yang bersesuaian. Apabila beruntung karena tulisan di blog kita ter-index oleh mesin pencarian seperti google, maka otomatis link ke posting tulisan kita akan dapat dilihat pada daftar hasil pencarian halaman google. Ini mungkin terjadi ketika saya menulis posting tentang Ayat Ayat Cinta [klik di sini]. Padahal ngga ada maksud buat itu loh, cuma pengen nulis apa yang ingin saya tulis saja.
  • Memuat informasi yang sering dicari, biasanya adalah seperti link-link untuk download ebook, gambar dan video porno, film serial baru seperti Heroes, Prison Break atau malah link untuk download film bajakan or what ever lah. Lihat saja blog yang khusus menyediakan file-file 3GP adegan mesum pasti hitnya gede…pengen nyoba? [mongoooo]. Lagi-lagi ini terjadi karena bantuan mesin pencari seperti google. Itu contoh yang tidak positif tentunya, lebih baik kita menulis hal-hal positif tetapi sering dicari seperti menulis tutorial pemrograman, puisi, atau penelitian anda.

Kedua hal tersebut dapat meningkatkan hit ke suato blog. Tapi apakah tujuan anda menulis blog untuk dibaca dan dikunjungi?

Di-blog saya ini,  yang ingin saya lakukan hanya karena ingin menulis, kalau ada yg membaca ya sukur dan terlebih lagi apabila tulisan saya bisa bermanfaat, itu mesti lebih disukuri lagi. Tapi yang terpenting adalah menulis yang ingin saya tulis, bukan menulis seperti yang orang inginkan.

Apakah ada seseorang yang mem-posting di blog karena bukan keinginan dia ? Yup, hal itu memang terjadi . . . . . . [break sebentar, mau menghadap Sang Arsitek dulu...tunggu ya! Jangan kemana-mana!]

[lanjut]

Dengar cerita teman, kalau ada komentar di blog dia kenapa ngga nulis puisi lagi? Atau ada pula yang berkomentar atau bahkan menulis email, “tolong dong nulis yang berhubungan dengan bidang INI atau ITU”. Apabila kita menuruti permintaan tadi maka, nge-BLOG bukan lagi pekerjaan atas kemauan diri sendiri, tetapi kadang hal itu dituruti oleh sang empunya blog, karena takut kehilangan pembaca, weeees sampai sebegitukah?

Tren sesaat?

Capture

Itu yang ditulis oleh Pakar Telekomunikasi, Roy Suryo. Saya tentu saja tidak sependapat dengan opini itu [boleh dong tidak sependapat]. Kenapa?

Dulu orang untuk berbagi informasi biasanya dengan menulis halaman HTML langsung, [ini terjadi saat cuma ada halaman statik], sekarang karena teknologi berkembang content suatu halaman web sangat dinamik, artinya content dapat ditambah, dihapus, diupdate dengan mudah. Dan salah satu engine itu adalah blog. Blog saat ini adalah sarana untuk berbagi informasi dan ilmu yang sangat efektif. Bukan hanya tulisan, tetapi juga gambar, audio bahkan video. Akibatnya apa yang ditulis dapat divisualisasikan, ini sangat membantu pembaca. Selama orang mau berbagi ilmu maka blog akan selalu hidup.

Selain itu, apakah ada yang tahu, dengan nge-blog atau membuat solusi dengan blog dapat menghasilkan uang? Tentu banyak yang sudah tahu akan hal ini. Bila blog website banyak pengunjung, kadang akan ada orang yang tertarik untuk menempelkan iklannya disana. Apabila posting2 yang ditulis sangat berguna, dan tiba2 ada yang menawari kerja karena hal itu…jadi duit juga kan :)

Uang juga bisa didapatkan karena anda memberikan solusi dengan blog [ini tidak nyambung dengan judul di atas ], contoh .. ada seseorang yang ingin punya blog tetapi dengan menggunakan domain nama dia, misal reza.com, susi.com dan lain-lain. Maka saya akan membelikan domain buat orang itu, menginstallkan wordpress yang gratis itu atau mau yang lebih oke lagi bisa install Community Server, harga domain .COM cuma Rp. 80.000 – Rp. 90.000, hosting dengan Rp. 100.000 – Rp. 200.000/tahun sudah mendapatkan space 100MB atau lebih. Jadi total maksimalnya nya adalah Rp. 300.000, kemudian saya minta bayaran Rp.  500rb, untung Rp. 200rb bukan? :)

Ada yang lebih sangar lagi, karena saya bermain dengan Community Server yang memberikan feature blog, forum, share foto dan file…saya sering setup ini untuk suatu komunitas, dengan job deskripsi konfigurasi dan design antarmuka akan menghasilkan laba dengan digit 6 – 7, lumayan bukan.

Jadi blog bukan tren sesaat, masih banyak alasan kenapa blog atau nge-blog bukan tren sesaat.

2 Komentar

  1. salam ya,,,

  2. salam kenal juga mas.
    terima kasih sudah berkunjung.


Tulis sebuah Komentar

*
*