Ini oleh-oleh habis makan bakso di WaLe (waru lela), maka oleh-olehnya adalah “Black Black”, coklat buatan rumahan. Walah ada piliah “Black White”, tetapi karena referensi penjualnya yang banyak dibeli adalah tipe “Black Black” maka dipilihlah coklat ini yang akan menjadi sarana penambah kalori malam ini
Foto di atas diambil dengan Nikon D40 dengan mode manual. shutter yang digunakan 1/60, f5.6. Makanya bisa dilihat yang tajam hanya bagian yg dituju saja sedangkan background akan kabur. Konsepnya adalah di nilai aperture (yang f5.6 itu loh) kecil sehingga kepekaannya akan lebih rendah, bila nilai aperture ini besaaaar…seperti mata kita maka mata akan memicing untuk melihat lebih jelas…hasilnya adalah sebagai berikut.
Pada foto di atas digunakan nilai aperture f36, besar bukan. Hasilnya lihat sendiri, tulisan dibelakang terlihat lebih jelas dibanding foto sebelumnya, walaupun nilai shutter speernya lebih cepat yaitu 1/600.
Loh…kok malah membahas soal foto-mefoto nih, bukan cerita gmana lezatnya rasa coklat “Black Black”…nyem nyem
2 Komentar
Kenangan indah dengan coklat terakhir….
Minta brosur & specifikasi daftar harga biar dpt bagi bagi ke seluruh nusantara ttg produk rumahan u dipasarkan.
mhn kirim ke e-mail saya …