Arsip Kategori: Chocolove

Aku bukan yang terbaik…

Jadi bila kamu berdoa kepadaNYA untuk diberikan yang terbaik antara dua pilihan, maka aku pastikan kamu tidak akan mendapatkan aku…

Aku bukan pilihan…

Jadi bila kamu mencoba untuk memilih, maka kamu tidak akan mendapatkan aku sebagai pilihan…

 

Bila ingin mendapatkan aku, cobalah berdoa kepadaNYA untuk teguhkan hatimu untuk memilih aku.

Bila ingin mendapatkan aku, cobalah berdoa kepadaNYA untuk mengubah pandangan mereka tentang aku.

Bila ingin mendapatkan aku, cobalah berdoa kepadaNYA untuk bersama aku.

Aku telah lelah
Memilih memilah mencari wanita
Siapakah dirinya
Yang kan menjadi kekasih halalku

Tiba-tiba aku terpana
Ada kejutan tak terduga

Dia gadis berkerudung merah muda
Hatiku tergoda tergugah
Tak cuma parasnya yang indah
Dia baik dia soleha

Dia gadis berkerudung merah muda
Bawalah diriku padanya
Takkan habis ku berdoa
Jadi kekasih halalnya

Jadikan diriku halal
Memeluk halal menciummu
Lekaslah jangan tunda
Untuk menjadi kekasih halalku

Itu itu dia gadis berkerudung merah muda
Hatiku tergoda tergugah
Tak cuma parasnya yang indah
Dia baik dia soleha

Mungkin Hanya Jiwa Yang Tak Terjaga Jua
Dalam Doa
Hingga Khilaf Menyentuh Terasa Bergetar
ku Berlalu
Saat Terasa Waktu Tlah Hilang
ku Terdiam Oh
Saat Hanya Gundah Yang BerTentangan
ku Bernyanyi

Cinta Cita Harapan
dan ku Terbawa Dalam Kisah Yang Lama
Cinta Cita Harapan
dan ku Terbawa Dalam Kisah Lama
Amarah Yang Tak Terucapkan Jua
Tak Terungkap
Walau Diri Tlah Terbelenggu Hasrat
Yang Bernyanyi
Saat Terasa Waktu Tlah Hilang
ku Terdiam Oh
Saat Hanya Gundah Yang BerTentangan
ku Bernyanyi

Cinta Cita Harapan
dan ku Terbawa Dalam Kisah Yang Lama
Cinta Cita Harapan
dan ku Terbawa Dalam Kisah Lama

Bahagia ada karena ada Sedih…

Senyum ada karena ada Tangis…

Senang ada karena ada Susah…

Tenang ada karena ada Kesumpekan…

Sayang dan Cinta ada karena ada Benci…

Hangat ada karena ada Dingin…

Maaf ada karena ada Marah…

. . .

Semua Bahagia

Semua Senyum

Semua Senang

Semua Tenang

Semua Sayang

Semua Cinta

Semua Hangat

Semua Maaf

Itu semua ada karena ada kamu disisiku

Aku ada karena Kamu ada

Kamu ada karena aku ada disamping kamu.

Temani… temani aku
Temani… temani aku
Bila nanti kau milikku
Bila nanti aku milikkmu

Mencintaimu kurasakan begitu indah
Kasih sayangmu kurasakan sungguh sempurna
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku

Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku

Menyayangimu kulakukan setulus hatiku
Mengagumi membuatku merasa tenang
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku

Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku

Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Dan Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku

Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku
Bila nanti kau milikku
Bila nanti aku milikmu

Bertuturlah cinta
Mengucap satu nama
Seindah goresan sabdamu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih
Mengutus Hati ini
Kuserahkan hidup dan matiku padamu

Bisikkan doaku
Dalam butiran tasbih
Kupanjatkan pintaku padamu Maha Cinta
Suda di ubun-ubun cinta mengusik resah
Tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit

Ketika Cinta bertasbih Nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud sukur padamu atas segala cinta

Ada tiada rasa dalam jiwa
Rindu akan memanggil-Mu
Karna setiap jiwa t’lah bersumpah
Setia hanyalah kepada-Mu

Bila cinta ada di dalam jiwa
Wangi bunga dunia tanpa nestapa
Segala yang dirasa hanyalah Dia
Hati ‘kan memuja hanya pada-Nya

Ketika cinta memanggil
Gemetar tubuhku
Ketika cinta memanggil
Hangatnya nafasku
Ketika cinta memanggil
Menderu sang rindu
Ketika cinta memanggil

Rindu… rindu… rindu qalbu
Memanggil-manggil nama-Mu
Seperti terbang di langit-Mu
Tenggelam di lautan cinta-Mu

Bertabur qalbu yang rindu
Melebur menjadi satu
Bagai menari diiringi pelangi
Ketika cinta memanggil

Lagu buat Manisku disana.

oh tiada yang hebat dan mempesona
ketika kau lewat di hadapanku
biasa saja

waktu perkenalan terjalin sudah
ada yang menarik pancaran diri
terus mengganggu

mendengar cerita sehari-hari
yang wajar tapi tetap mengasyikkan

oh tiada kejutan pesona diri
pertama kujabat jemari tanganmu
biasa saja

masa perkenalan lewatlah sudah
ada yang menarik bayang-bayangmu
tak mau pergi

dirimu nuansa-nuansa ilham
hamparan laut tiada bertepi

kini terasa sungguh
semakin engkau jauh
semakin terasa dekat

akan tumbuh kembangkan
kasih yang kau tanam
di dalam hatiku

menatap nuansa-nuansa bening
jelasnya doa bercita

Mereka bilang aku “pemilih dan kesepian
Terlalu keras menjalani hidup”
Beribu nasehat dan petuah yang diberikan
Berharap hidupku bahagia

Aku baik-baik saja
Menikmati hidup yang aku punya
Hidupku sangat sempurna
I’m single and very happy
Mengejar mimpi-mimpi indah
Bebas lakukan yang aku suka
Berteman dengan siapa saja
I’m single and very happy

Mereka bilang “sudah saatnya karna usia
Untuk mencari sang kekasih hati”
Tapi ku yakin akan datang pasangan jiwaku
Pada waktu dan cara yang indah

Aku baik-baik saja
Menikmati hidup yang aku punya
Hidupku sangat sempurna
I’m single and very happy
Mengejar mimpi-mimpi indah
Bebas lakukan yang aku suka
Berteman dengan siapa saja
I’m single and very happy
I’m single and very happy
I’m single and very happy

Waktu terus berjalan tak bisa ku hentikan
Ku inginkan yang terbaik untuk hidupku

Aku baik-baik saja
Menikmati hidup yang aku punya
Hidupku sangat sempurna
I’m single and very happy
Mengejar mimpi-mimpi indah
Bebas lakukan yang aku suka
Berteman dengan siapa saja
I’m single and very happy

Aku baik-baik saja
Menikmati hidup yang aku punya
Hidupku sangat sempurna
I’m single and very happy
Mengejar mimpi-mimpi indah
Bebas lakukan yang aku suka
Berteman dengan siapa saja
I’m single and very happy

 

Im single…and maybe happy

Aku ingin bertemu dengan kamu lagi Manisku…

Aku ingin melihat dan mengelus pipi chubby kamu lagi Manisku…

Aku ingin membelai rambut panjang kamu lagi Manisku…

Aku ingin mengenggam tangan kamu lagi Manisku…

Aku ingin menggandeng kamu lagi saat kita berjalan berdua…

Aku ingin bisa melihat senyum kamu lagi Manisku…

Aku ingin bisa mencium kening kamu lagi Manisku…

Aku ingin bisa memeluk kamu lagi Manisku…

Aku ingin bisa bercanda dengan kamu lagi Manisku…

Aku kangen kamu Manisku…

Dulu ketika “hati ini beku”, aku pernah memintaNYA untuk mencairkan hati ini lagi dan mengisi dengan cinta & sayang untuk seseorang walaupun sakit akhirnya. Itu karena hati ini sangat ingin menikmati rasa cinta dan sayang lagi setelah sekian lama beku. Dan DIA pun memberikannya persis seperti yang aku pinta, termasuk sakit di akhirnya. Tapi bukan sakit karena dikhianati, tapi sakit yang kami rasakan karena ada kehendak yang lain, entah itu kehendak manusia atau memang kehendakNYA.

Beberapa waktu yang lalu…

Aku tahu betapa beratnya yang dia rasakan, walau senyum selalu dia tebarkan untuk orang-orang disekitar dia. Tapi aku tahu beban berat yang dia rasakan. Sampai akhirnya aku memintaNYA untuk memberikan rasa berat yang dia rasakan untuk aku rasakan juga.

Hari ini aku rasakan sebagian beban itu, sebagian keciiiiiiiiiiiiil dari yang telah dia rasakan dan jalani. Dan itu sudah sangat berat untuk aku rasakan. Bagaimana kamu bisa menahan beban begitu berat Manisku?

Manisku……kamu sungguh tegar, mestinya kamu cerita semua yang kamu rasakan…mestinya aku bisa membawa kamu lepas dari beban itu.

Ini janjiku Manisku, aku akan menunggu seperti engkau telah menunggu ku….aku akan menjadi lebih baik lagi…apapun status aku nanti aku akan berusaha lebih keras dari yang kemaren untuk memegang  tanganmu agar kamu bisa berada disisi aku.

Sayang dan Peluk aku untuk kamu wahai Manisku.

Aku Percaya Kamu
Melebihi Apa Yang Orang Katakan Kepadaku
Aku Percaya Kamu
Tak Perduli Apa Yang Orang Katakan Tentang Kamu

Yang Kutahu Kau Selalu Sejukkan Hatiku
Yang Kutahu Kau Selalu Ada Di Saatku
Membutuhkanmu Kau Selalu Ada
Disaatku Rapuh

Aku Percaya Kamu
Hidup Ini Takkan Berarti Tanpa Kau Disisiku
Aku Percaya Kamu…ooo…
Kau Takkan Pernah Berhenti Tuk Selalu Mencintaiku

Yang Kutahu Kau Selalu Sejukkan Hatiku
Yang Kutahu Kau Selalu Ada Di Saatku
Membutuhkanmu Kau Selalu Ada
Disaatku Rapuh
Disaatku Jatuh

.

.

.

Aku percaya kamu manisku….

Manisku, malam ini aku ingat kamu…

Tidak sayangku, aku BOHONG. Tidak hanya malam ini manisku….tetapi SETIAP SAAT.

Setiap tasbih yang aku ucapkan, aku ingat DIA dan juga dirimu.

Setiap tangkung tanganku untuk berdoa kepadaNYA, aku ingat kamu dan aku kirimkan doa terbaik untukmu.

Setiap aku mendengar angka kita, aku ingat kamu manisku.

Setiap mataku melihat dunia pertama kali, aku ingat raut wajahmu, senyum manismu.

Setiap mataku ingin menutuh untuk beristirahat melihat dunia, aku ingat dirimu dan saat-saat kita bersama dulu.

Setiap tanganku mendengar ringtone kita, aku selalu bersemangat untuk menyapa mu dengan sayangku manisku.

Aku ingat kamu, kemarin, sekarang, nanti….begitu juga rasa sayangku kepadamu manisku.