Arsip Kategori: Keinginanku

Aku bukan yang terbaik…

Jadi bila kamu berdoa kepadaNYA untuk diberikan yang terbaik antara dua pilihan, maka aku pastikan kamu tidak akan mendapatkan aku…

Aku bukan pilihan…

Jadi bila kamu mencoba untuk memilih, maka kamu tidak akan mendapatkan aku sebagai pilihan…

 

Bila ingin mendapatkan aku, cobalah berdoa kepadaNYA untuk teguhkan hatimu untuk memilih aku.

Bila ingin mendapatkan aku, cobalah berdoa kepadaNYA untuk mengubah pandangan mereka tentang aku.

Bila ingin mendapatkan aku, cobalah berdoa kepadaNYA untuk bersama aku.

Mungkin Hanya Jiwa Yang Tak Terjaga Jua
Dalam Doa
Hingga Khilaf Menyentuh Terasa Bergetar
ku Berlalu
Saat Terasa Waktu Tlah Hilang
ku Terdiam Oh
Saat Hanya Gundah Yang BerTentangan
ku Bernyanyi

Cinta Cita Harapan
dan ku Terbawa Dalam Kisah Yang Lama
Cinta Cita Harapan
dan ku Terbawa Dalam Kisah Lama
Amarah Yang Tak Terucapkan Jua
Tak Terungkap
Walau Diri Tlah Terbelenggu Hasrat
Yang Bernyanyi
Saat Terasa Waktu Tlah Hilang
ku Terdiam Oh
Saat Hanya Gundah Yang BerTentangan
ku Bernyanyi

Cinta Cita Harapan
dan ku Terbawa Dalam Kisah Yang Lama
Cinta Cita Harapan
dan ku Terbawa Dalam Kisah Lama

Bahagia ada karena ada Sedih…

Senyum ada karena ada Tangis…

Senang ada karena ada Susah…

Tenang ada karena ada Kesumpekan…

Sayang dan Cinta ada karena ada Benci…

Hangat ada karena ada Dingin…

Maaf ada karena ada Marah…

. . .

Semua Bahagia

Semua Senyum

Semua Senang

Semua Tenang

Semua Sayang

Semua Cinta

Semua Hangat

Semua Maaf

Itu semua ada karena ada kamu disisiku

Aku ada karena Kamu ada

Kamu ada karena aku ada disamping kamu.

Temani… temani aku
Temani… temani aku
Bila nanti kau milikku
Bila nanti aku milikkmu

Mencintaimu kurasakan begitu indah
Kasih sayangmu kurasakan sungguh sempurna
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku

Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku

Menyayangimu kulakukan setulus hatiku
Mengagumi membuatku merasa tenang
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku

Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku

Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Dan Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku

Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku
Bila nanti kau milikku
Bila nanti aku milikmu

Bertuturlah cinta
Mengucap satu nama
Seindah goresan sabdamu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih
Mengutus Hati ini
Kuserahkan hidup dan matiku padamu

Bisikkan doaku
Dalam butiran tasbih
Kupanjatkan pintaku padamu Maha Cinta
Suda di ubun-ubun cinta mengusik resah
Tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit

Ketika Cinta bertasbih Nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud sukur padamu atas segala cinta

Ada tiada rasa dalam jiwa
Rindu akan memanggil-Mu
Karna setiap jiwa t’lah bersumpah
Setia hanyalah kepada-Mu

Bila cinta ada di dalam jiwa
Wangi bunga dunia tanpa nestapa
Segala yang dirasa hanyalah Dia
Hati ‘kan memuja hanya pada-Nya

Ketika cinta memanggil
Gemetar tubuhku
Ketika cinta memanggil
Hangatnya nafasku
Ketika cinta memanggil
Menderu sang rindu
Ketika cinta memanggil

Rindu… rindu… rindu qalbu
Memanggil-manggil nama-Mu
Seperti terbang di langit-Mu
Tenggelam di lautan cinta-Mu

Bertabur qalbu yang rindu
Melebur menjadi satu
Bagai menari diiringi pelangi
Ketika cinta memanggil

Lagu buat Manisku disana.

oh tiada yang hebat dan mempesona
ketika kau lewat di hadapanku
biasa saja

waktu perkenalan terjalin sudah
ada yang menarik pancaran diri
terus mengganggu

mendengar cerita sehari-hari
yang wajar tapi tetap mengasyikkan

oh tiada kejutan pesona diri
pertama kujabat jemari tanganmu
biasa saja

masa perkenalan lewatlah sudah
ada yang menarik bayang-bayangmu
tak mau pergi

dirimu nuansa-nuansa ilham
hamparan laut tiada bertepi

kini terasa sungguh
semakin engkau jauh
semakin terasa dekat

akan tumbuh kembangkan
kasih yang kau tanam
di dalam hatiku

menatap nuansa-nuansa bening
jelasnya doa bercita

Aku ingin bertemu dengan kamu lagi Manisku…

Aku ingin melihat dan mengelus pipi chubby kamu lagi Manisku…

Aku ingin membelai rambut panjang kamu lagi Manisku…

Aku ingin mengenggam tangan kamu lagi Manisku…

Aku ingin menggandeng kamu lagi saat kita berjalan berdua…

Aku ingin bisa melihat senyum kamu lagi Manisku…

Aku ingin bisa mencium kening kamu lagi Manisku…

Aku ingin bisa memeluk kamu lagi Manisku…

Aku ingin bisa bercanda dengan kamu lagi Manisku…

Aku kangen kamu Manisku…

bidadari yang ku nanti
kenapa baru sekarang
kita dipertemukan

sesal kan tiada arti
karna semua tlah terjadi
kini kau tlah menjalani
sisa hidup dengannya

mungkin salahku melewatkanmu
tak mencarimu sepenuh hati
maafkan aku

kesalahanku melewatkanmu
hingga kau kini dengan yang lain
maafkan aku

tak berulang kembali
kau tak akan terlewati
segenap hati ku cari
dimana kau berada

walau ku terlambat
kau tetap yang terhebat
melihatmu, mendengarmu
kau lah yang terhebat

 

“memang salahku melewatkanmu….kesalahanku melewatkanmu hingga kini engkau dengan yang lain…kesalahan ini tidak akan terulang lagi manisku, kesalahana ini akan aku tebus bila DIA memberi jalan yang baru buat kita. Jalan yang bisa aku gunakan untuk memanggul beban berat yang kamu pikul. Jalan yang bisa aku gunakan untuk membuat bibir kamu melengkung lagi untuk tersenyum. Kau selalu terhebat Manisku…Kau selalu ada di ruang-ruang dalam hatiku Manisku.”

Sampai ketemu lagi Manisku

Aku Percaya Kamu
Melebihi Apa Yang Orang Katakan Kepadaku
Aku Percaya Kamu
Tak Perduli Apa Yang Orang Katakan Tentang Kamu

Yang Kutahu Kau Selalu Sejukkan Hatiku
Yang Kutahu Kau Selalu Ada Di Saatku
Membutuhkanmu Kau Selalu Ada
Disaatku Rapuh

Aku Percaya Kamu
Hidup Ini Takkan Berarti Tanpa Kau Disisiku
Aku Percaya Kamu…ooo…
Kau Takkan Pernah Berhenti Tuk Selalu Mencintaiku

Yang Kutahu Kau Selalu Sejukkan Hatiku
Yang Kutahu Kau Selalu Ada Di Saatku
Membutuhkanmu Kau Selalu Ada
Disaatku Rapuh
Disaatku Jatuh

.

.

.

Aku percaya kamu manisku….

Manisku, malam ini aku ingat kamu…

Tidak sayangku, aku BOHONG. Tidak hanya malam ini manisku….tetapi SETIAP SAAT.

Setiap tasbih yang aku ucapkan, aku ingat DIA dan juga dirimu.

Setiap tangkung tanganku untuk berdoa kepadaNYA, aku ingat kamu dan aku kirimkan doa terbaik untukmu.

Setiap aku mendengar angka kita, aku ingat kamu manisku.

Setiap mataku melihat dunia pertama kali, aku ingat raut wajahmu, senyum manismu.

Setiap mataku ingin menutuh untuk beristirahat melihat dunia, aku ingat dirimu dan saat-saat kita bersama dulu.

Setiap tanganku mendengar ringtone kita, aku selalu bersemangat untuk menyapa mu dengan sayangku manisku.

Aku ingat kamu, kemarin, sekarang, nanti….begitu juga rasa sayangku kepadamu manisku.

Dear Manisku,

Apa kabar kamu hari ini?

Rasanya sudah lama sekali kita berpisah, dan memang sangat lama sekali bagi aku. Sekarang tidak ada lagi salam pagi darimu, peluk sayang darimu, cerita-cerita kamu, curhat kamu, tumpahan sebel dan BT kamu kepada orang yang dulu selalu kamu ceritakan kepadaku.

Apa kabar kamu hari ini manisku?

Ingin aku melihat kamu dari dekat dan bertanya “apa kabar kamu manisku?” tapi terlalu tebak dinding yang berada di antara kita. Dinding yang mungkin bisa kita tembus bila tidak memikirkan hal-hal yang dianggap lumrah oleh lingkungan sekitar. Tebalnya dinding penghalang sekarang ini seperti jawaban atas doa-doa aku yang selalu ingin melihat kamu menjadi seseorang yang terbaik bagi keluarga kamu agar surga dapat kamu raih, agar surga dapat kamu nikmati harumnya, agar kakimu dapat menginjak surga, agar matamu dapat melihat indahnya surga, agar semua indra kamu tenang dan lepas dari beban yang sangat berat yang telah kamu tanggu selama di dunia.

Apa kabar kamu manisku?

Agustus ini mestinya menjadi tahun ke-3 kita bersama. Tapi takdir berbicara lain. Sebenarnya aku tidak terlalu percaya takdir sayangku, aku percaya apa yang terjadi karena dan akibat yang dilakukan manusia itu sendiri. Seperti kalimat “Nasib manusia akan berubah bila manusia itu mau merubahnya”. Mungkin aku telah mengubah (seharusnya) kebersamaan kita menjadi malah sebaliknya. Mungkin apa yang telah aku lakukan membuat aku tidak baik seperti yang kamu minta kepadaNYA, karena DIA yang maha tahu.

Apa kabar kamu hari ini manisku?

Semoga kamu mendapat yang terbaik sayangku, aku jamin kamu akan mendapatkan seseorang bahkan lebih dari 1 orang yang akan kamu sayangi dengan sepenuh hati manisku, yaitu “junior”. Dengan nanti adanya mereka di sisi kamu, aku harap hati kamu akan berisi lagi, harapan dan kesenangan akan hadir kembali di dalam hati kamu. Sayang, kangen, marah, cinta dan khawatir akan hadir kembali dalam hidup kamu, manisku.

Itu doaku manisku…semoga DIA dan dia bisa membimbing kamu untuk mendapatkan harapanku akan surga untukmu. Bila dia tidak dapat memberikan surga itu kepadamu maka aku akan menuntut dia di akhirat kelak.

Sampai ketemu lagi manisku. Doa yang terbaik untukmu dan Janji untuk melakukan yang terbaik akan aku ingat dan tepati selalu.

Kadang angan
Terbang jauh ke awan
Rasa rindu, kian menawan
Dingin dan kelam
Remukanku di dalam

Kadang murung
Meluap tak terbendung
Rasa sesal s’makin mengurung
Sejak kau pergi
Berlari dan menangis

Meski t’lah jauh ke mana
Kau coba ‘tuk sembunyi
Satu saat nanti akan kembali … jua
Oleh cinta

Telah lama kabar menghampa
Namun kisah kita, takkan mudah terlupa…

{Kla Project – Meski Tlah Jauh}