Kenapa judulnya bukan “Pembajakkah Kita?”, karena menurut definisinya Kita adalah gabungan kata Orang Lain (secara majemuk) dan Saya. Karena pertanyaan “Apakah saya termasuk dalam golongan pembajak” tidak perlu dipertanyakan..karena pertanyaan retorik
Karena nanti pasti ketahuan Saya bisa dikelompokkan ke golongan mana.
Pertama saya sering dapat komentar berikut, ini karena posting saya tentang A*** A*** C**** yang sudah duluan saya liat filmnya sebelum diputar di bioskop (sengaja pake tanda *, biar tidak dikira orang yang memanfaatkan film tersebut untuk menaikkan hit blog ini)
- Nonton film bajakan ya? Malu ah.
- Kalau film dalam negeri jangan di bajak dong, kalau film dari kapitalis-kapitalis barat boleh lah dibajak toh mereka sudah kaya.
- Kenapa pakai teknologi M******** sih, pakai teknologi Open Source aja dong…IGOS dong, free!
Bagaimana dengan anda?
- apakah mp3 yang anda dengarkan legal?
- apakah dvd dan vcd yang anda tonton adalah legal?
- apakah sistem operasi yang anda gunakan legal?
- apakah aplikasi/software yang anda gunakan legal?
- anda menggunakan teknologi Open Source, entah itu PHP & Java…apakah Dreamweaver yang anda gunakan legal? Apakah Zend Studio yang anda gunakan legal? Apakah source aplikasi yang anda buat dengan PHP di encrypt dengan Zend? katanya pengen Open Source, kok malah di encrypt sih?
- apakah anda menggunakan Linux Redhat Enterprise atau Xandros, itu kan berbayar? apakah yang anda gunakan legal?
- apakah stiker logo-logo yang anda gunakan itu legal?
Jadi? Pembajakkah anda?