Arsip Tag: Ceritaku

Sudah lama dan sering dengar kalau orang India mempunyai kejelekan, dari culas lah hingga katanya tidak bisa di-nego. Saya sendiri tidak tahu pasti karena saat dengar cerita itu tidak pernah melakukan interaksi bisnis dengan orang India. Yang saya tahu orang India itu pinter-pinter, karena terlihat dari buku-buku yang saya baca banyak penulis dari India, dan penerbit buku-buku itu tidak sembarangan, contohnya Wrox, Apress, Manning or yang lainnya.

Ada joke yang membuat kepala ini berkesimpulan orang India itu tidak dapat di nego.

“Bila lo dalam ruangan gelap dan terkunci dengan memegang 1 pistol dengan isi 1 peluru, tetapi di ruangan itu lo tidak sendiri tapi lo ditemani oleh 1 ular cobra yang sangan berbisa dan 1 orang India. Apa yang mesti lo lakukan?”

Jawabnya :

“Lo mesti tembak orang India itu, karena orang India tidak bisa dinego dan lebih bahaya. Dan ular cobra lebih bisa dinego.”

Lucu juga waktu pertama kali dengar cerita itu. Sebegitu kah orang India.

Baru-baru ini saya mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan satu orang India, di suatu perusahaan IT yang pasti dikenal semua orang di dunia ini. Perusahaan yang membuat sistem operasi yang paling sering dibajak, dan juga perusahaan yang membuat aplikasi office yang juga paling sering dibajak. Dengan orang India itu cuma cerita dan ngobrol biasa, soal apa yang telah dibuat dan kemungkinan kerja sama apabila memang ada peluang untuk itu.

Sampai akhirnya cerita jumlah pegawai yang dia miliki dalam perusahaan yang dia kelola, dia bilang… “kami mempunyai 400 pegawai”.

Weeew langsung di otak saya terlihat ada 400 peluru yang mesti disiapkan kalau suatu saat saya berada dalam satu ruangan dengan mereka semua.

Just joke…jangan tersinggung ya bagi pembaca yang punya darah penari setiap melihat pohon atau padang rumput (India maksudnya).

Kesimpulan : sampai saat ini belum ada keingingan untuk menarik pelatuk, karena tidak tau kenapa harus menarik pelatuk.