Indahnya Ayat Ayat Cinta


Ayat Ayat Cinta memang bukan buku baru, buku lama dan sebentar lagi akan bisa disaksikan filmnya di layar lebar. Semoga filmnya tidak akan mengecewakan seperti biasanya ketika buku yang diangkat ke layar lebar.

Kenapa Ayat Ayat Cinta Indah? Ingin rasanya mendapatkan cinta seperti yang tertulis di buku itu. Ingin rasanya hati ini iklas menerima apa yang sudah di gariskan oleh Allah, entah itu jodoh dan lainnya yang sudah ditiupkan pada ruh ketika diciptakan.

Ayat Ayat Cinta ini diberikan oleh seseorang yang saya sayang sebelum lebaran Idul Fitri tiba, tapi karena ‘sok’ sibuk dalam bekerja belum juga satu bab pun saya baca. Belum seminggu dalam 1 hari buku itu aku habiskan saat dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung di dalam KA, walau setelah itu saya lanjutkan di kamar yang sempit dan pengap. Sempit dan pengap? Haruskan kalimat ini tidak saya keluarkan, seharusnya saya bersyukur seperti yang disebutkan dalam banyak kalimat di buku La Tahzan.

Ada apa dalam buku Ayat Ayat Cinta? Banyak nasehat dan telah ditulis dalam Al Quran yang disampaikan hampir tak terasa oleh pembacanya, karena memang ditulis dengan alur cerita yang apik.

Begitu harusnya Cinta. Di dalam buku itu diceritakan bagaimana Cinta bisa menyakiti tanpa melihat apapun. Bagaimana cinta bisa memberikan kebahagian tanpa pacaran. Indahnya cinta dibuku itu sangat menyejukkan, sangat aku dambakan. Mungkin itu yang diingikan dia yang aku sayang ketika dia memberikan buku itu ke saya. Semoga cinta yang seperti itu akan kami dapatkan, semoga cinta yang seperti itu akan membawa kami dalam pencapaian surga di dunia dan di akhirat.

Semoga dosa-dosa yang saya pernah lakukan saat ‘berpacaran’ dengan siapapun itu di masa lampau akan dapat dihapuskan. Semoga cinta yang kami rasa saat ini akan menyejukkan bukan menyakitkan.

Amin ya Allah.

Ada lagi, berikut adalah syair OST Ayat Ayat Cinta yang akan segera tayang di layar lebar.

Desir pasir di padang tandus, Segersang pemikiran hati, Terkisah ku di antara cinta yang rumit

Bila keyakinanku datang, Kasih bukan sekadar cinta, Pengorbanan cinta yang agung, Ku pertaruhkan

Maafkan bila ku tak sempurna, Cinta ini tak mungkin ku cegah, Ayat-ayat cinta bercerita, Cintaku padamu

Bila bahagia mulai menyentuh, Seakan ku bisa hidup lebih lama, Namun harus ku tinggalkan cinta

Ketika ku bersujud

Bila keyakinanku datang, Kasih bukan sekedar cinta, Pengorbanan cinta yang agung, Ku pertaruhkan

Ketika ku bersujud

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s