Manusia mahluk lemah dan penakut


Manusia itu mahluk paling lemah dan paling penakut. Manusia itu sangat takut dengan apa yang ada di dunia ini, bukan dengan apa yang akan terjadi di waktu setelah hari kiamat kelak. Manusia itu mahluk penakut akan sesuatu yang belum terjadi. Manusia itu adalah mahluk yang senang meraba-raba masa depan dan merasa takut akan apa yang dia pikiran dia sendiri akan masa depan. Manusia itu adalah mahluk yang sangat suka menakut-nakuti diri dia sendiri akan sesuatu yang belum terjadi dan belum tentu terjadi. Manusia adalah mahluk yang suka berandai-andai akan kejadian masalalu yang bisa diperbaiki agar apa yang dia rasakan sekarang dan masa depan akan lebih baik.

Waktu

Masa lalu adalah masa yang tidak dapat dirubah, dan jangan berhayal akan mesin waktu yang akan membawa anda kembali ke masa lalu tersebut dengan tujuan untuk memperbaiki sesuatu yang anda pikir salah. Masa lalu adalah waktu yang akan membawa kehancuran kalau anda mencoba kembali kepadanya. Waktu terus maju tidak bisa mundur, maka apabila anda mencoba mundur ke masa lalu maka rasakan kehancuran yang akan ada rasakan. Hanya membuang waktu saja.

Masa depan adalah masa yang belum terjadi dan tidak ada seorang manusiapun yang tahu akan apa yang akan terjadi nanti kecuali atas kehendak-NYA. Tidak ada gunakan bila kita mencoba meraba-raba apa yang akan terjadi dimasa depan. Hanya membuang waktu saja.

Masa sekarang adalah waktu yang harus kita jalani, harus kita usahakan dengan sebaik mungkin dan berdoa agar apa yang telah kita lakukan akan membawa kebaikan di masa depan kelak. Logikanya apabila kita membangun sesuatu yang baik dari awal maka Insyaallah selanjutkan akan baik juga. Tapi sekali lagi masa depan tidak dapat kita tebak, selalu ada parameter yang dapat membuat apa yang telah kita kerjakan dengan baik dapat rusak tanpa disangka-sangka. Tetapi jangan bersedih, tetap semangat, tetap melakukan demi mendapatkan ridha-NYA.

Jadikan masalalu sebagai bahan untuk belajar, belajar untuk melakukan yang terbaik dimasa sekarang dan berdoa agar dimasa depan dengan usaha yang telah kita lakukan akan menjadi baik juga.

Manusia Penakut

Masa lalu dan masa depan adalah parameter yang membuat manusia menjadi penakut dan lemah.

Perang kadang terjadi karena suatu kaum takut akan apa yang akan dilakukan oleh suatu kaum lainnya dimasa depan. Padahal hal itu belum terjadi. Manusia bodoh.

Seseorang membunuh seseorang lainnya karena takut kalau dimasa depan dia dibunuh oleh seseorang yang dia takuti itu. Padahal hal itu belum terjadi. Manusia bodoh.

Seseorang menimbun hartanya dengan serakah tanpa memperhatikan kepentingan saudaranya yang kelaparan, hanya karena dia takut akan masa depan yang belum terjadi. Manusia lemah.

Manusia takut untuk bekerja karena takut apabila nanti bekerja ilmu yang dimilikinya belum cukup dan takut dipecat nantinya. Padahal diterima bekerjapun belum tapi sudah takut dipecat. Padahal dipecat bekerja bukan akhir dari segalanya. Manusia paranoid akan masa yang belum tentu terjadi seperti apa yang dia khayalkan. Manusia lemah dan penakut.

Manusia sangat takut akan masa depan yang belum terjadi . . .

Manusia sangat takut akan tidak mendapatkan rejeki dimasa depan padahal hal itu belum terjadi. Manusia selalu meraba-raba bagaimana rejeki dia dimasa depan, manusia sangat takut apabila dimasa depan dia akan kekurangan rejeki dari Allah. Manusia sangat takut apabila di suatu waktu dan suatu tempat dia akan kekurangan rejekinya. Dia dan orang-orang dekatnya sangat kawatir apabila rejeki itu susah didapatkan dimasa depan hanya karena beda habitat. Manusia itu mahluk penghayal paling hebat yang merasa dirinya sebagai seseorang yang serba tahu akan masa depan.

Siapa yang tahu akan kejadian masa depan? Ki Joko Bodo, Mama **** (lupa namanya) atau siapapun itu. Manusia itu sangat sombong akan ketakutannya sendiri.

Padahal Allah sudah menjanjikan rejeki yang melimpah bagi setiap hamba-hambanya tinggal manusia sendiri yang mau berusaha untuk menggapainya. Kenapa manusia tidak saling mendukung untuk melakukan yang terbaik saat ini. Kenapa manusia tidak berusaha dan berdoa setelah itu. Kenapa manusia justru menjadi peramal-peramal sok tau akan masa depan yang akan dihadapinya.

Pernah mendengar cerita dari teman kalau ada gunung emas milik kaum muslim, kenapa ada gunung emas itu? Itu karena kaum muslim itu adalah orang yang penakut untuk berusaha dan akhirnya malas mencari rejekinya sehingga gunung emas itu tetap utuh tak tersentuh.

Ya Allah ampuni khilaf hambamu ini yang terkadang menjadi manusia yang sok tahu dan jadikan hambamu ini menjadi hambamu yang pemberani untuk menghadapi dunia ini dan takut akan apa yang terjadi dimasa setelah kiamat kelak, takut untuk berbuat dosa dan takut azab-MU. Menjadi hamba-MU yang ikhlas dan hanya melakukan sesuatu untuk menggapai ridha-MU. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s