Apa kabar dirimu, manisku?


Dear Manisku,

Apa kabar kamu hari ini?

Rasanya sudah lama sekali kita berpisah, dan memang sangat lama sekali bagi aku. Sekarang tidak ada lagi salam pagi darimu, peluk sayang darimu, cerita-cerita kamu, curhat kamu, tumpahan sebel dan BT kamu kepada orang yang dulu selalu kamu ceritakan kepadaku.

Apa kabar kamu hari ini manisku?

Ingin aku melihat kamu dari dekat dan bertanya “apa kabar kamu manisku?” tapi terlalu tebak dinding yang berada di antara kita. Dinding yang mungkin bisa kita tembus bila tidak memikirkan hal-hal yang dianggap lumrah oleh lingkungan sekitar. Tebalnya dinding penghalang sekarang ini seperti jawaban atas doa-doa aku yang selalu ingin melihat kamu menjadi seseorang yang terbaik bagi keluarga kamu agar surga dapat kamu raih, agar surga dapat kamu nikmati harumnya, agar kakimu dapat menginjak surga, agar matamu dapat melihat indahnya surga, agar semua indra kamu tenang dan lepas dari beban yang sangat berat yang telah kamu tanggu selama di dunia.

Apa kabar kamu manisku?

Agustus ini mestinya menjadi tahun ke-3 kita bersama. Tapi takdir berbicara lain. Sebenarnya aku tidak terlalu percaya takdir sayangku, aku percaya apa yang terjadi karena dan akibat yang dilakukan manusia itu sendiri. Seperti kalimat “Nasib manusia akan berubah bila manusia itu mau merubahnya”. Mungkin aku telah mengubah (seharusnya) kebersamaan kita menjadi malah sebaliknya. Mungkin apa yang telah aku lakukan membuat aku tidak baik seperti yang kamu minta kepadaNYA, karena DIA yang maha tahu.

Apa kabar kamu hari ini manisku?

Semoga kamu mendapat yang terbaik sayangku, aku jamin kamu akan mendapatkan seseorang bahkan lebih dari 1 orang yang akan kamu sayangi dengan sepenuh hati manisku, yaitu “junior”. Dengan nanti adanya mereka di sisi kamu, aku harap hati kamu akan berisi lagi, harapan dan kesenangan akan hadir kembali di dalam hati kamu. Sayang, kangen, marah, cinta dan khawatir akan hadir kembali dalam hidup kamu, manisku.

Itu doaku manisku…semoga DIA dan dia bisa membimbing kamu untuk mendapatkan harapanku akan surga untukmu. Bila dia tidak dapat memberikan surga itu kepadamu maka aku akan menuntut dia di akhirat kelak.

Sampai ketemu lagi manisku. Doa yang terbaik untukmu dan Janji untuk melakukan yang terbaik akan aku ingat dan tepati selalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s