Kurasakan sebagian apa yang kau rasakan manisku


Dulu ketika “hati ini beku”, aku pernah memintaNYA untuk mencairkan hati ini lagi dan mengisi dengan cinta & sayang untuk seseorang walaupun sakit akhirnya. Itu karena hati ini sangat ingin menikmati rasa cinta dan sayang lagi setelah sekian lama beku. Dan DIA pun memberikannya persis seperti yang aku pinta, termasuk sakit di akhirnya. Tapi bukan sakit karena dikhianati, tapi sakit yang kami rasakan karena ada kehendak yang lain, entah itu kehendak manusia atau memang kehendakNYA.

Beberapa waktu yang lalu…

Aku tahu betapa beratnya yang dia rasakan, walau senyum selalu dia tebarkan untuk orang-orang disekitar dia. Tapi aku tahu beban berat yang dia rasakan. Sampai akhirnya aku memintaNYA untuk memberikan rasa berat yang dia rasakan untuk aku rasakan juga.

Hari ini aku rasakan sebagian beban itu, sebagian keciiiiiiiiiiiiil dari yang telah dia rasakan dan jalani. Dan itu sudah sangat berat untuk aku rasakan. Bagaimana kamu bisa menahan beban begitu berat Manisku?

Manisku……kamu sungguh tegar, mestinya kamu cerita semua yang kamu rasakan…mestinya aku bisa membawa kamu lepas dari beban itu.

Ini janjiku Manisku, aku akan menunggu seperti engkau telah menunggu ku….aku akan menjadi lebih baik lagi…apapun status aku nanti aku akan berusaha lebih keras dari yang kemaren untuk memegang  tanganmu agar kamu bisa berada disisi aku.

Sayang dan Peluk aku untuk kamu wahai Manisku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s